Untuk Ibu Menyusui, Sebaiknya Pilih Jus Atau Teh ASI?

Ada yang bilang dengan mengkonsumsi teh ASI, produksi ASI meningkat sangat tajam. Benarkah demikian?

Testimoni semacam ini sudah banyak sekali. Akan tetapi, ibu tidak boleh menerima begitu saja. Ibu harus tahu produksi ASI yang meningkatkan itu bisa disebabkan oleh banyak faktor. Dan yang pasti ASI itu bisa lancar jika tubuh seorang ibu menyusui sehat.

Itu adalah kesimpulan yang didapatkan oleh para ibu yang sudah mencoba teh herbal yang dibuat untuk memperlancar ASI. Akan tetapi, jangan melihat kesimpulan itu saja. Ibu juga harus memahami banyak faktor yang menyebabkan lancarnya ASI.

Orang-orang terdahulu menyarankan agar seorang ibu menyusui lebih banyak mengkonsumsi jus buah tertentu. Jus buah mampu membuat ASI keluar lebih lancar.

Lalu, bagaimana dengan posisi teh ASI? Ini tidak lain seperti suplemen yang mencoba membuat tubuh seorang ibu menyusui sehat selalu sehingga mampu memproduksi ASI dalam jumlah yang diperlukan.

 

Pada Hakikatnya Semua Ibu Bisa Menyusui

Beberapa ibu mengatakan tidak bisa mengeluarkan ASI setelah proses persalinan. Sebenarnya, ini kurang tepat. Pada hakikatnya, setiap ibu setelah melahirkan itu bisa memberikan ASI. Pasalnya, mulai saat hamil, kelenjar susu sudah mulai siap untuk memproduksi ASI. Bahkan, ketika kehamilan berusia trimester kedua dan ketiga, ASI terkadang sudah keluar. Payudara ibu hamil sebenarnya sudah mempersiapkan diri untuk memproduksi ASI untuk calon bayi yang akan lahir ke dunia.

Lalu, bagaimana dengan kasus seorang ibu yang tidak bisa mengeluarkan ASI paska melahirkan? Ini bukan kasus yang aneh. Banyak ibu yang mengalami hal tersebut. Akan tetapi, ASI yang tidak keluar bukan berarti ibu tersebut tidak bisa memberikan ASI. Mungkin saja ada hal yang menghalangi keluarnya ASI. Itulah mengapa setelah melahirkan, seorang ibu disarankan untuk melakukan massage. Therapist profesional biasanya akan melakukan massage pada bagian payudara untuk menghilangkan sesuatu yang menghalangi kelancaran ASI.

Untuk kasus tertentu, bantuan dokter juga diperlukan. Beberapa ahli kesehatan mengatakan seorang ibu yang sudah pernah mengalami operasi payudara biasanya mengalami masalah yang satu ini, ASI tidak bisa dikeluarkan secara lancar.

Yang pasti, setiap ibu bisa memberikan ASI. Yang diperlukan hanyalah kemauan yang keras dari ibu sendiri untuk memberikan ASI.

Pilihan Jus Buah Yang Bagus Untuk Ibu Menyusui

Stimulus yang terus menerus menjadi hal yang penting untuk memperlancar keluarnya ASI. Selanjutnya, langkah yang harus ibu lakukan adalah meningkatkan produksi ASI. Salah satunya dengan mengkonsumsi jus buah.

Dalam hal ini, tidak semua jus buah bisa melancarkan ASI lho bu. Oleh sebab itu, ibu harus catat beberapa jus berikut ini.

  • Jus Pepaya

Salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu selama masa menyusui adalah kalium. Inilah mengapa jus pepaya sangat ibu butuhkan. Kandungan kalium di dalam pepaya mencapai 50%. Selain itu, kandungan nutrisi lainnya juga ada seperti asam folat, vitamin C, serta vitamin A.

 

Kalium pada pepaya ini tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan produksi ASI. Lebih dari itu, kalium akan mencegah ibu lemas. Ibu harus tahu ibu mudah sekali lemas saat menyusui. Dengan mengkonsumsi jus pepaya, ibu akan tetap bugar menjalani kegiatan setiap hari.

 

  • Jus Semangka

Buah yang satu ini kaya kandungan vitamin C dan asam folat namun rendah lemak dan kolesterol. Inilah yang membuat jus semangka sangat baik untuk ibu menyusui.

 

Hanya saja, bagi ibu yang sedang dalam keadaan darah rendah, sebaiknya tidak mengkonsumsi buah yang satu ini.

 

  • Jus Kurma

Kurma merupakan buah yang memicu munculnya hormon yang bisa memperoduksi ASI. Jadi, tidak salah jika ibu membuat jus buah kurma.

Sebenarnya, kurma ini kurang cocok dibuat jus. Kurma ini bisa dijadikan campuran untuk jus buah yang lain atau sebagai bagian dari sup buah.

Jika ibu merasa bosan dengan mengkonsumsi jus dan ingin mengkonsumsi minuman hangat, ibu bisa coba teh ASI Lactatea. Ini teh pelancar ASI yang bisa disajikan secara hangat. Teh ini bisa ibu sajikan di pagi hari saat sarapan atau di malam hari yang dingin.

Teh pelancar ASI ini mengandung beberapa bahan herbal yang sudah dipastikan tidak mengandung efek samping. Salah satu herbal yang digunakan adalah daun katuk. Ibu pasti sudah tahu khasiat dari daun katuk ini, bukan? Daun katuk dipercaya sebagai daun yang bisa memperlancar ASI. Dan kini ibu tidak perlu mengolah daun katuk tersebut. Ekstrak daun katuk sudah ada pada teh pelancar ASI Lactatea.

Selain herbal berupa daun katuk, ada juga jenis herbal lainnya seperti fenugreek, jintan hitam, serta daun kelor. Berbagai jenis herbal tersebut dikombinasikan untuk memberikan manfaat berupa meningkatkan produksi ASI.

Ibu tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk merasakan khasiat dari booster tea ini. Setelah dua hari mengkonsumsi teh yang satu ini, ibu sudah bisa merasakan ASI keluar lebih deras.

Apakah ada efek sampingnya? Beberapa produk ASI booster menimbulkan efek samping. Salah satunya adalah efek berupa pusing. Namun, tidak dengan Lactatea ini. Bahan yang digunakan 100% herbal sehingga tidak menimbulkan efek samping. Dan satu lagi yang harus ibu ketahui. Lactatea ini tidak menggunakan kantung teh. Pasalnya, kantung teh bisa menghasilkan zat karsinogen yang bisa menyebabkan kanker. Oleh sebab itu, teh ini tidak menggunakan kantung untuk benar-benar menghilangkan kemungkinan buruk yang bisa terjadi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *