Pelancar ASI Lacta Tea

Pelancar ASI Lacta Tea

                Sebuah penelitian telah membuktikan jika kebutuhan ASI bayi tidak tercukupi, maka kesehatan serta kepintarannya akan terancam khususnya saat usia 0 hingga  menginjak 2 tahun. Pasti semua ibu termasuk anda tak mau hal itu terjadi bukan?

Karena pentingnya peran ASI untuk pertumbuhan si buah hati supaya ia tumbuh sehat dan pintar, maka cukupi kebutuhan ASInya. Jangan sampai pertumbuhannya terganggu hanya karena hal sepele ini yakni karena kekurangan asupan ASI.

 

Tanda-tanda Bayi Mendapatkan Cukup ASI

Untuk mengetahui apakah kebutuhan ASI si buah hati tercukupi atau tidak, maka anda perlu mengetahui tanda-tandanya. Bagaimana tanda-tanda kebutuhan ASI tercukupi? Berikut beberapa diantaranya.

  1. Payudara menjadi lebih lunak jika dibanding sebelumnya. Hal itu karena terjadinya pengosongan ASI ketika anda menyusui. Biasanya, jika payudara penuh dengan ASI yang belum disusu oleh si kecil, maka kondisi payudara mengencang.
  2. Bayi akan minum ASI dengan menyusu tiap 2 hingga 3 jam atau sedikitnya 8 kali seharinya. Jika kurang dari frekuensi tersebut, maka sudah bisa dipastikan jika asupan ASI buah hati anda kekurangan.
  3. Bayi akan terlihat tidur dengan pulas, nyaman dan tidak rewel setelah menyusui. Jika yang terjadi adalah sebaliknya bisa diprediksi bayi anda kekurangan asupan ASI sehingga menjadi rewel ketika disusui, kelihatan tidak nyaman dan tak dapat tidur dengan pulas.
  4. Jika memakai popok kain, maka popok akan basah dari 6 hingga 8 kali sehari dan jika menggunakan popok sekali pakai, maka frekuensi basahnya adalah sekitar 5 hingga 6 kali. Hal itu karena buah hati memperoleh minuman ASI yang cukup sehingga frekuensi buang air kecilnyapun ideal. Jika sebaliknya, maka hal itu perlu dipertanyakan.
  5. Bayi akan buang air besar atau BAB minimal 3 kali dalam sehari. Warna fesesnya akan terlihat hitam saat ia berusia 5 hari disebabkan karena fesesnya mengandung substansi dan mekonium selama berada di dalam kandungan. Tetapi, seiring dengan bertambahnya frekuensi menyusui sesudah hari ke-5, maka fesesnya akan terlihat berwarna kuning dan frekuensi BAB akan berkurang pula disebabkan karena ASI dapat terserap dengan sempurna pada tubuh.
  6. Bayi akan mengalami peningkatan berat badan. Saat usia 1 hingga 3 bulan, maka kenaikan berat badan secara normal adalah sekitar 200 gram tiap minggunya. Sementara menginjak usia 4 hingga 6 bulan, berat badannya akan mengalami kenaikan hingga 500 sampai 600 gram tiap bulannya. Ketika memasuki usia 7 hingga 9 bulan, berat badannya akan mengalami kenaikan ideal mulai 350 sampai 450 gram tiap bulannya. Begitu seterusnya hingga bertambah usia tiap bulannya.
  7. Bayi terlihat sehat dan aktif. Tentu berbeda dengan bayi yang kondisinya terlihat lesu dan tak sehat. Bayi yang terlihat lesu dan tak sehat dapat diindikasi jika bayi tersebut kekurangan asupan ASI dari sang ibu. Oleh sebab itu, cepat periksakan ke dokter untuk mengetahui apakah bayi anda benar-benar kekurangan asupan ASI supaya bisa dicarikan solusi untuk mengatasinya.

Bila tanda-tanda di atas tidak anda temukan pada bayi anda, maka dapat diindikasi jika bayi anda kekurangan asupan ASI. Memang tak semua ibu dikaruniai ASI secara berlimpah apalagi saat setelah melahirkan dan kejadian ini banyak dialami oleh wanita menyusui terutama bagi yang baru saja melahirkan bayinya. Selain itu, ada pula sebagian ibu yang memiliki produksi ASI seret karena penyebab tertentu. Padahal ASI yang seret akan membuat kesehatan dan kecerdasan bayi dapat terancam.

Penyebab ASI seret keluar atau produksinya yang tidak lancar bisa dari beragam hal. Contohnya adalah seperti faktor hormonal, operasi payudara, penggunaan alat kontrasepsi yang tidak cocok dan beragam faktor lainnya. Dari banyaknya penyebab yang ada, temukan solusi yang tepat dan pas agar produksi ASI meningkat dan lancar sehingga kebutuhan ASI si buah hati dapat tercukupi sehingga pertumbuhannya tidak terganggu.

 

Pelancar ASI Lacta Tea

ASI seret menjadi sebuah hambatan dan jawaban untuk masalah ini adalah memanfaatkan pelancar ASI Lacta Tea. Kehadiran Lacta Tea mujarab untuk mengatasi masalah produksi yang kurang lancar. Lacta Tea mujarab diformulasikan untuk melancarkan ASI sehingga kebutuhan asupan ASI buah hati dapat tercukupi dan tidak kekurangan.

Saat ini, Lacta Tea adalah formulasi teh herbal sebagai penambah ASI yang paling bagus di pasaran. Lacta Tea memiliki komposisi bahan paling lengkap dimana kami yakin jika pelancar ASI Lacta Tea dapat membantu anda untuk menambah dan meningkatkan produksi ASI anda. Bahan-bahan alami  sebagai komposisi pelancar ASI Lacta Tea adalah seperti fenugreek seed, anise, fennel seed, gula aren, daun kelor, daun katuk dan habbatussauda.

Komposisi lengkap itulah yang menjadi rahasia dari manjurnya produk Lacta Tea. Apalagi di dalamnya ada kandungan daun kelor dan daun katuknya yang telah dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI secara turun temurun.

Meski Lacta Tea memiliki kandungan paling lengkap, namun Lacta Tea adalah pelancar ASI murah karena harganya yang ramah di kantong. Sekotak Lacta Tea berisi teh herbal  250 gram yang cukup untuk dikonsumsi selama satu bulan lamanya. Jika dibanding dengan produk lain, Lacta Tea memang lebih murah bukan?

Produk ini juga sudah memperoleh izin dari Dinas Kesehatan. Lacta Tea tidak memberikan efek samping apapun sehingga tetap aman untuk dikonsumsi. Jadi, tunggu apa lagi? Atasi masalah ASI seret dan tidak lancar dengan pelancar ASI Lacta Tea.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *