Berbagai Jenis Obat Pelancar ASI Terbaik. Pilih Yang Mana?

Semakin banyak jenis obat pelancar ASI terbaik. Mana yang benar-benar terbaik? Sulit untuk ditebak. Mungkin ibu perlu mencobanya satu persatu. Akan tetapi, Sepertinya hal tersebut tidak mungkin dilakukan. Dan bahkan jangan dilakukan. Selain ibu harus menyiapkan uang yang tidak sedikit untuk coba-coba, tentu ibu ingin segera merasakan produksi ASI banyak,  bukan?

Lalu, obat pelancar ASI apa yang seharusnya ibu pilih?

Sayang direkomendasikan agar ibu mencoba obat yang paling sederhana dan paling rendah efek sampingnya terlebih dahulu.

  1. Obat Pelancar ASI Tradisional

Ini merupakan obat untuk melancarkan ASI yang paling kuno karena termasuk warisan orang-orang terdahulu. Namun, jangan remehkan. Masih banyak ibu yang menggunakan obat tradisional dan hasilnya bisa mereka rasakan. Produksi ASI melimpah sehingga mereka bisa memberikan ASI eksklusif.

 

Ada beberapa obat tradisional memperlancar ASI yang bisa ibu buat sendiri di rumah. Di antaranya adalah ramuan kunyit, ramuan dari daun katuk, dan temulawak. Dan sebenarnya masih banyak bahan tradisional lainnya yang bisa digunakan. Ibu bisa pilih bahan yang paling mudah ditemukan dan buat ramuan sesuai dengan ketentuan.

 

Obat ini bisa ibu coba terlebih dahulu karena cenderung lebih murah dan tidak beresiko. Murah karena ibu tinggal beli bahannya dan coba konsumsi beberapa hari. Apakah ada perubahan atau tidak. Dan bisa dipastikan obat ini aman karena terbuat dari bahan alami saja.

 

Sayangnya, ibu hanya perlu sedikit repot untuk membuat obat pelancar ASI sendiri di rumah. Ibu harus merebus, menumbuh, atau melakukan proses lainnya lagi sendiri.

 

  1. Susu Ibu Menyusui

Yang satu ini memang kurang disebut sebagai obat pelancar ASI. Hanya saja, fungsinya sama, yaitu sebagai produk untuk memperlancar ASI. Karena ini produk modern, biasanya susu ibu menyusui ini disebut sebagai suplemen. Namun, pada hakikatnya sama dengan yang lainnya.

 

Apakah benar susu ibu menyusui ini bisa memperlancar ASI? Tidak hanya memperlancar ASI. Kandungan di dalam susu tersebut berupa nutrisi yang juga bagus untuk perkembangan otak bayi. Diharapkan, dengan mengkonsumsi susu tersebut, ibu bisa salurkan nutrisi ke si kecil melalui ASI. Maka dari itu, banyak iklan susu ibu menyusui yang lebih menekankan pada kandungan nutrisi yang bisa mencerdaskan bayi.

13x57-340x340.jpg" alt="" width="340" height="340" srcset="https://www.lactatea.com/wp-content/uploads/2017/10/Teh_Penambah_ASI_Lacta_Tea
13x57-340x340.jpg 340w, https://www.lactatea.com/wp-content/uploads/2017/10/Teh_Penambah_ASI_Lacta_Tea
13x57-800x800.jpg 800w, https://www.lactatea.com/wp-content/uploads/2017/10/Teh_Penambah_ASI_Lacta_Tea
13x57-768x769.jpg 768w, https://www.lactatea.com/wp-content/uploads/2017/10/Teh_Penambah_ASI_Lacta_Tea
13x57.jpg 999w" sizes="(max-width: 340px) 100vw, 340px" />

Akan tetapi, banyak ibu yang tidak mau minum susu ini. Alasannya mereka beragam. Alasan yang paling sering digunakan adalah mual. Beberapa ibu tidak tahan dengan bau susu. Belum lagi eneg yang mereka rasakan ketika mengkonsumsi susu. Makanya, mereka sering mual dan bahkan muntah setiap kali minum susu.

 

  1. Teh Pelancar ASI

Ada lho obat pelancar ASI yang berbentuk teh. Namanya Lactatea. Sama seperti susu. Jenis produk pelancar ASI ini juga kurang tepat jika disebut dengan obat lantaran ini merupakan produk modern. Akan tetapi, memang ini seolah menjadi obat bagi para ibu yang kesulitan memberikan ASI atau bahkan ASInya kering.

 

Banyak ibu yang memilih produk ini, terutama mereka yang tidak tahan dengan obat tradisional yang kebanyakan rasanya tidak enak. Begitu juga mereka yang tidak suka minum susu lantaran setiap kali minum susu mereka pasti merasa mual dan bahkan muntah.

 

Lain hal dengan teh pelancar ASI ini. Mereka tidak merasa sedang mengkonsumsi obat memperlancar ASI. Mereka merasa sedang minum teh biasa. Makanya, teh ini bisa menjadi teman bersantai ibu di malam hari sambil menina-bobokkan si kecil atau sambil bersantai.

Akhirnya, keputusan ada di tangan ibu sendiri mana obat memperlancar ASI yang akan ibu pilih. Yang pasti, pilihlah yang ibu suka dan efektif membuat produksi ASI melimpah.

Terlepas dari hal tersebut, sebenarnya harus dipahami juga bukan hanya obat atau suplemen pelancar ASI saja yang berpengaruh terhadap produksi ASI. Ada hal lain yang juga tak kalah perpengaruh.

Salah satunya adalah pola hidup. Bagaimanapun juga, tubuh yang sehat lah yang bisa memproduksi ASI. Bagaimana ibu bisa mencukupi kebutuhan ASI sang buah hati jika setiap hari ibu mengkonsumsi makanan fast food dan sering bergadang hingga larut malam? Apalagi jika ibu sering stres memikirkan kerjaan yang terus dikejar deadline. Maka sangat sulit bagi ibu untuk bisa memberikan ASI dalam jumlah yang cukup. Maka dari itu, selain mengkonsumsi obat atau suplemen, ibu harus terapkan pola hidup sehat sama seperti ketika ibu sedang hamil. Semangatnya harus sama karena entah saat hamil atau menyusui, kesehatan ibu sangat berpengaruh terhadap kesehatan sang buah hati. Jika saat hamil ibu memberikan nutrisi langsung ke dalam rahim, saat menyusui, nutrisi didapatkan si kecil dari ASI.

Selain pola hidup yang sehat, cara menyusui juga mempengaruhi. Ada banyak ibu yang merasakan tidak bisa secara maksimal memberikan ASI lantaran puting payudara mereka kecil. Hal tersebut membuat bayi sulit untuk memasukkan mulutnya ke puting ketika menyusui. Selain itu, ada juga yang merasa perih setiap kali menyusui. Kemungkinan besar hal tersebut dikarenakan bayi tidak menyusui dengan cara yang benar.

Jadi, tidak hanya obat melancarkan ASI saja yang harus ibu konsumsi. Hal lain juga harus dilakukan. Yang pasti, ibu harus terus menjaga kesehatan fisik dan psikis. Karena itulah yang sangat berpengaruh terhadap banyak sedikitnya produksi ASI. Teruslah jalin kedekatan dengan sang buah hati. Menurut para pakar kesehatan, hal ini juga bisa dijadikan stimulus untuk memperlancar produksi ASI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *