Produksi ASI Terhenti, Tingkatkan Kembali Dengan Mengkonsumsi Makanan Ini!

Produksi ASI Terhenti, Tingkatkan Kembali Dengan Mengkonsumsi Makanan Ini!

Makanan pelancar ASI bayi perlu dikonsumsi, terhitung setelah buah hati lahir ke dunia ini. Namun apakah ibu tahu apa jenis makanan yang bisa meningkatkan produksi ASI?

Mungkin Anda pernah bertanya tentang hal tersebut. Pertanyaan yang terkadang membuat Anda bingung sendiri lantaran sedang mengalami masalah penurunan produksi asi.

Sebagai ibu, penurunan jumlah asi tentu mengkhawatirkan. Sebab, anak yang baru dilahirkan hanya memerlukan asupan nutrisi dari ASI, bukan dari jenis makanan lainnya.

Meskipun banyak yang mengatakan susu formula sama kualitasnya dengan ASI, namun kenyataannya ASI memang tidak bisa diungguli olehnya.

Malahan, para pakar menyarankan ibu untuk menyusui anaknya. Hal itu demi kebaikan ibu dan anaknya.

Betapa tidak, ibu akan terus memproduksi ASI yang mana membuat payudara penuh. Jika tidak dikeluarkan malah akan berujung masalah.

Sama halnya dengan anak, anak butuh asupan gizi untuk pertumbuhannya. Dan asupan gizi terlengkap datang dari ASI itu sendiri. Jadi wajar bila para pakar sangat menyarankan ibu untuk memberikan asi ekslusif pada anaknya.

Lalu, bagaimana jika produksi asi terganggu? Misalnya jumlahnya terus menurun. Ibu tidak perlu khawatir, karena ibu bisa meningkatkan jumlahnya kembali dengan memanfaatkan makanan yang merangsang peningkatan tersebut.

Di sini, Anda akan kami ajak untuk mengetahui makanan pelancar ASI, tapi mari pahami dulu tentang kapan waktu yang tepat untuk mengkonsumsi makanan tersebut.

Waktu Terbaik Untuk Mengkonsumsi Makanan Pelancar ASI

Bagi sebagian ibu, terkadang ibu hanya memperhatikan kesehatan buah hati yang baru dilahirkan. Benar bukan?

Apapun akan dilakukan supaya anak yang dilahirkannya bisa sehat. Misalnya dengan mencurahkan kasih sayangnya dengan pemberian ASI.

Tapi di sini, ibu lupa akan kesehatannya. Ibu tidak memperhatikan kesehatan dirinya sendiri karena terlalu khawatir dengan buah hatinya.

Keadaan seperti ini tentu tidak baik. Karena kesehatan ibu juga penting, terutama sehabis melahirkan.

Ibu memerlukan asupan nutrisi untuk mengembalikan kebugaran, bahkan tenaganya yang terkuras habis setelah melahirkan.

Kembalinya tenaga ibu juga harus diutamakan. Karena secara tidak langsung, kesehatan ibu akan mempengaruhi jumlah ASI yang dimilikinya nanti.

Dari sini, Anda tentu sudah bisa menemukan jawabannya jika waktu paling bagus untuk mengkonsumsi makanan penambah ASI adalah dikala ibu membutuhkan asupan nutrisi untuk mengembalikan tenaganya.

Dengan kata lain, makanan yang dikonsumsi ibu seharusnya bisa meningkatkan kembali energinya sekaligus merangsang pada bertambahnya jumlah asi.

 

Jenis Makanan Penambah Asi

Metode pelancaran asi sebenarnya sudah otomatis. Hanya saja, ada yang terhambat karena sejumlah permasalahan yang dialami oleh ibu.

Ilustrasinya ASI akan memenuhi payudara ibu. Ketika diberikan pada bayi, maka payudara akan mengalami kekosongan ASI.

Pada saat yang sama, tubuh mulai bereaksi memberikan sinyal jika ASI telah kosong. Secara otomatis, asi akan kembali diproduksi dan memenuhi tempatnya.

Pada kasus tertentu, ada ibu di masa menyusui terkendala dengan sedikitnya asi. Hal ini bisa disebabkan oleh minimnya rangsangan untuk memproduksi asi. Tentu hal ini menjadi masalah yang serius.

Untuk membuat asi lebih deras, perlu rangsangan. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan. Dan makanan yang sesuai untuk merangsang derasnya ASI adalah beras merah.

Apa Yang Membuat Beras Merah Cocok Untuk Meningkatkan Asi?

Sehabis melahirkan, ibu tidak boleh mengkonsumsi makanan secara sembarangan. Ada beberapa jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Tapi untuk beras merah, ibu tetap boleh mengkonsumsinya. Bahkan ibu disarankan untuk mengkonsumsinya. Hal ini lantaran beras merah punya manfaat yang sangat besar untuk ibu pasca melahirkan.

Beras merah ini punya kelebihan dalam memberikan perawatan pada ibu sehabis melahirkan. Perawatan ini berupa pengembalian stamina dan lain sebagainya.

Ada banyak sekali manfaat beras merah untuk ibu menyusui, diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Membuat ibu lebih rilek

Kandungan yang ada di dalam beras merah terhitung bisa memberikan efek relaksasi pada ibu.

Relaksasi ini begitu penting untuk menghindarkan ibu dari tekanan sehabis melahirkan, kemudian mendukung pada istirahat yang berkualitas.

Ya, kualitas istirahat ini memang harus didapatkan. Bila tidak, kondisi kesehatan ibu bisa menurun, dan akibatnya adalah terhambatnya proses menyusui bayi.

  • Meningkatnya nafsu makan

Manfaat lain dari beras merah bisa meningkatkan nafsu makan ibu. Ini juga penting untuk memenuhi kebutuhan ibu dan bayi.

Normalnya, ibu yang baru melahirkan agak tidak berselera makan. Hal ini dikarenakan oleh kondisi tubuhnya yang masih sangat lemah.

Bila dibiarkan, tentu akan berpengaruh pada semua hal, termasuk pada jumlah dan kualitas asi.

Ibu perlu mengkonsumsi makanan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Dan ibu perlu memaksanya agar mau makan.

Jika nafsu makan turun, ibu bisa mengantisipasinya dengan mengkonsumsi beras merah. Selain rasanya yang enak dan penuh kandungan gizi, beras merah juga bisa membantu dalam meningkatkan nafsu makan.

  • Meningkatkan produksi asi

Bagian terpenting dari beras merah tentu saja manfaatnya dalam meningkatkan jumlah dan kualitas asi.

Beras merah ini punya kandungan senyawa galaktogogus. Senyawa inilah yang bisa memicu tubuh untuk meningkatkan produksi asi.

Menyadari besar manfaatnya beras merah ini untuk ibu menyusui, wajar bila banyak ibu yang percaya dan rajin untuk mengkonsumsinya.

Untuk melengkapi makanan penambah asi tersebut, ibu bisa meminum Lactatea di tiap harinya. Lactatea ini sudah terbukti mampu menjadi pelancar ASI yang aman.

Kesimpulannya, makanan diberikan bukan hanya sekedar untuk meningkatkan produksi asi, namun juga untuk mengembalikan kondisi ibu. Jadi, makanan pelancar ASI bayi yang baik harusnya bisa juga mengembalikan kebugaran ibu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *