Haruskah Ibu Menyusui Menggunakan Obat Penyubur ASI?

Haruskah Ibu Menyusui Menggunakan Obat Penyubur ASI?

Obat penyubur ASI menjadi cara instan yang dianggap mampu membuat peningkatan signifikan pada jumlah ASI. Namun, apakah setiap ibu menyusui perlu menggunakannya?

Tidak semua ibu diberikan kelancaran ketika menyusui bayinya. Contohnya adalah ASI tidak mencukupi kebutuhan bayi.

Contoh seperti ini terkadang terjadi. Meskipun ibu memiliki jumlah ASI melimpah pasca kelahiran, namun belum tentu bisa mempertahankannya.

Artinya, ada satu waktu dimana ASI mengalami penurunan. Tentunya fakta ini sudah banyak dialami oleh sejumlah ibu menyusui saat ini.

Mendapati kenyataan ini, Anda tentunya khawatir bukan? Kekhawatiran tentu berkaitan langsung dengan tidak cukupnya asupan nutrisi untuk buah hati.

Jika seperti ini, apakah ibu menyusui perlu menggunakan penyubur ASI? Tunggu sebentar, jangan memutuskan begitu cepat. Anda mASIh punya banyak cara untuk membuat ASI tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan bayi. Contohnya adalah makanan.

Pertanyaannya kemudian adalah kapan ibu menyusui membutuhkan obat untuk menyuburkan ASI? Inilah yang akan Anda temukan di sini. Tapi sebelumnya, mari perhatikan apa yang mempengaruhi jumlah ASI itu sendiri.

Faktor Yang Mempengaruhi Produksi ASI

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi produksi ASI. Salah satunya adalah kondisi tubuh ibu yang menurun.

Menurunnya kesehatan ibu tak lain karena kelelahan setelah melahirkan. Kemudian ibu tidak mengisi tenaganya kembali dengan makanan yang sehat.

Apa hanya itu saja? Tentu saja tidak, sejatinya ada faktor utama yang mempengaruhi pada produksi ASI, yakni hormon di dalam tubuh ibu. Hormon apa itu?

  • Hormon prolaktin

Hormon ini ada di dalam tubuh ibu. Normalnya, hormon inilah yang nantinya akan memicu pada produksi ASI.

Hormon ini bisa berkurang, sama seperti hormon lain yang ada di dalam tubuh Anda. Dan hormon ini bisa bertambah pula sehingga bisa membantu dalam meningkatkan produksi air susu.

Supaya hormon ini bertambah, diperlukan asupan makanan yang sehat. Makanan yang dimaksud adalah sejenis makanan yang mana bisa meningkatkan produksi hormon tersebut.

Semakin banyak ibu mengkonsumsi makanan bernutrisi, maka dipastikan jika hormon prolaktin di dalam tubuh ibu semakin bertambah. Akhirnya, produksi ASI juga akan melimpah.

Menyadari akan pengaruh makanan bernutrisi pada hormon prolaktin, maka tak mengherankan jika para pakar kesehatan menganjurkan ibu menyusui untuk menjaga asupan makanan.

  • Hormon Oksitosin

Hormon yang kedua disebut dengan Oksitosin. Hormon ini dikenal sebagai hormon kASIh sayang yang dimiliki ibu. Karena hormon ini berhubungan langsung dengan suasana hati si ibu.

Hormon tersebut memicu pengeluaran ASI pada saat ASI dihisap oleh buah hatinya. Jadi, semakin sering ibu menyusui, maka hormon ini akan semakin banyak sehingga membuat ASI semakin lancar.

Hormon tersebut harusnya terjaga supaya ASI bisa tersedia. Caranya adalah dengan memberikan nutrisi buat ibu, serta mencurahkan kASIh sayang pada buah hati dengan memberikan ASI.

Waktu Yang Tepat Untuk Memberikan Obat Pelancar ASI

Anda tentunya sudah melihat kalau banyak sekali metode pelancaran ASI bukan? Salah satunya tentu pernah dilakukan jika Anda bermasalah dengan sedikitnya ASI.

Kami sarankan Anda untuk menggunakan cara yang alami terlebih dahulu. Terutama dengan memanfaatkan sejumlah makan pelancar ASI.

Selain makanan, atur pula pola pemberian susu pada anak. Yakni dengan membiasakan untuk mengosongkan ASI (diminum bayi), kemudian mengatur posisi dalam pemberian ASI.

Asupan nutrisi dan pengosongan ASI di dalam payudara sebenarnya sudah bisa memicu pada produksi air susu tadi.

Tetapi bila mASIh ada kendala semisal air susu tetap sedikit (tidak cukup untuk bayi), Anda bisa menggunakan obat atau ramuan penyubur ASI.

Ramuan Tradisional Untuk Meningkatkan Produksi ASI

Ramuan tradisional tentu lebih baik ketimbang menggunakan racikan yang berhubungan dengan obat kimia.

Ramuan ini mudah diramu, terlebih jika Anda memiliki masalah pada berkurangnya ASI di tiap harinya. Bahan baku yang bisa dimanfaatkan adalah daun katuk dan biji jagung.

Daun katuk merupakan sejenis daunan yang sudah sangat populer di kalangan ibu. Daun ini sangat bermanfaat untuk melancarkan ASI pada ibu menyusui.

Bagaimana cara memanfaatkannya? Pemanfaatannya sangat mudah. Anda hanya perlu menyediakan daun katuk dan biji jagung saja.

Cucilah kedua bahan baku tersebut, kemudian buatlah menjadi semacam sayuran. Di sini, Anda bisa mengkonsumsinya sesuai selera, misalnya sebagai sayuran bening.

Konsumsilah sayuran dengan bahan baku tersebut setiap harinya. Semakin rutin, maka Anda akan segera mendapatkan hASIlnya lebih cepat.

Hal Yang Akan Mendukung Ramuan Pelancar ASI

Ramuan untuk melancarkan ASI diharapkan bisa meningkatkan produksi ASI. Namun bisa saja terkendala jika hanya sebatas menggunakan sebuah ramuan.

Anda mASIh butuh pendukung lain supaya Anda tidak bergantung pada satu cara saja. Karena jika bergantung pada satu cara, maka Anda akan melewatkan hal berharga dalam proses peningkatan ASI.

Untuk mendukung kinerja dari ramuan tersebut, ibu tentu perlu memperbanyak minum air putih. Minum air putih ini dimaksudkan untuk menghidrASI ibu yang kehilangan cairan di tiap kali menyusui.

Jangan lupa pula untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu sendiri. Karena tubuh yang sehat nantinya akan meningkatkan kembali kinerja tubuh, contohnya adalah peningkatan hormon Prolaktin yang berhubungan dengan produksi ASI.

Kemudian sebagai pelengkapnya, ibu bisa melirik pemanfaatan Lactatea. Produk ini bisa meningkatkan jumlah ASI, bahkan meningkatkan kualitasnya. Jadi, Anda tidak lagi menemui kalau ASI Anda tidak bisa mencukupi kebutuhan anak.

Intinya, konsumsi makanan yang sehat tidak mampu meningkatkan produksi air susu, maka obat penyubur ASI bisa dimanfaatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *